INSA Berharap Kebijakan Ekonomi ke-15 Berdampak Positif bagi Pelayaran
Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto bersama Menko Maritim Luhut Panjaitan pada acara Forum Nasional INSA 2017 di Makassar
MNOL, Makassar - Indonesia National Shipowner Association (INSA) berharap agar paket kebijakan ekonomi Pemerintah ke-15 mendatang akan memberikan dampak positif kepada industri maritim dan pengusaha pelayaran pada khususnya. Hal itu dikatakan Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto dalam acara Forum Nasional INSA 2017 di Makassar, Kamis (16/2). Menurut INSA, saat ini asas cabotage di dalam negeri sudah terpenuhi, implementasi kewajiban bagi seluruh angkutan antar pelabuhan dan antar pulau di Indonesia dilakukan oleh perusahaan pelayaran nasional menggunakan bendera Merah Putih serta diawaki awak kapal berkewarganegaraan Indonesia telah berjalan cukup baik. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, populasi armada nasional hingga Mei 2016 sebanyak 20.687 unit atau naik 242 persen jika dibandingkan pada 2005 sebanyak 6.041 unit. Jumlah perusahaan pelayaran nasional hingga Mei 2016 juga meningkat sangat signifikan, dari 1.591 perusahaan di 2005 menjadi 3.296 perusahaan atau tumbuh 107 persen. Carmelita menekankan, bahwa industri pelayaran nasional masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan implementasikan beyond cabotage agar pengusaha pelayaran dapat bersaing dikancah angkutan laut Internasional terutama angkutan Komoditi Ekspor dan Impor. INSA juga mengharapkan agar melalui diskusi Forum Nasional INSA 2017 di Makassar akan mampu menghasilkan gagasan-gagasan sebagai rumusan terhadap pengembangan ekonomi maritim nasional. Salah satu harapan INSA adalah pada masa mendatang kapal-kapal berbendera Merah Putih segera berkibar dengan gagahnya di Eropa, Amerika dan Negara besar lainnya.(Bayu/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *