Prajurit Batalyon Infanteri TNI AD bersama KRI Tanjung Kambani-971 menuju Perbatasan NKRI - Papua NuginiMNOL, Surabaya - 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 503/18/2 K TNI AD berangkat dengan KRI Tanjung Kambani-971, guna mengemban bakti negara menjadi Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini. Upacara pelepasan dipimpin oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif)-2/Kostrad Mayjen TNI Benny Susianto, di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya, Jum’at (17/2)).
Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M., mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P menghadiri pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini dari Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 503/18/2 K TNI AD tersebut.
Hadir pula diantaranya, Kasgartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Amirudin Harun, Kadispsial Laksma TNI Drs.Mithra, M.Com., Komandan Lantamal V Surabaya Laksma TNI Edi Sucipto,S.E., Danlanud Surabaya Kolonel Pnb Rudy Iskandar, dan Asops Pangarmatim Kolonel Laut (P) Rachmad Jayadi. (Bayu/MN)