Ditjen Hubla Gelar Rakor Kesiapan Angkutan Laut Lebaran 2016/1437 H
Suasana Rakor Angkutan Laut Lebaran 2016
Suasana Rakor Angkutan Laut Lebaran 2016

MNOL, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Laut Lebaran tahun 2016 (1437 H) pada tanggal 2 Juni 2016 bertempat di Ruang Nanggala Gedung Cipta Kementerian Perhubungan yang dipimpin Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Ir. Adolf R. Tambunan. M.Sc. Rakor itu dihadiri perwakilan dari BMKG, BASARNAS, TNI AL, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, para Kepala UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, para operator (perusahaan penyedia jasa-red), serta seluruh stakeholders terkait di bidang pelayaran. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut mengatakan bahwa prediksi jumlah penumpang yang menggunakan jasa armada laut pada masa angkutan lebaran tahun 2016 (1437H) diperkirakan sebanyak 1.607.053 orang atau mengalami peningkatan jumlah penumpang sebanyak  48.807 orang atau 3 % dibanding realisasi jumlah penumpang tahun 2015 sebanyak 1.560.246 orang. “Hal ini dipengaruhi  oleh jumlah hari libur pada Lebaran Tahun 2016  lebih panjang yaitu 9 hari serta bersamaan dengan libur akhir semester anak sekolah, disamping  adanya penambahan 1 kapal penumpang milik PT. Pelni dan 10 trayek kapal perintis," jelas Adolf. Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2016 (1437 H), dilaksanakan mulai H-18 (18 Juni 2016) sampai dengan H+17 (24 Juli 2016). Bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan laut lebaran juga dilakukan kegiatan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut lebaran tahun 2016  (1437 H). Posko ini merupakan bagian dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan. Selain itu, dilakukan pemantauan pada 52 pelabuhan yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang serta melakukan uji petik terhadap pemenuhan standar keselamatan pelayaran pada pelabuhan-pelabuhan yang banyak menangani kapal penumpang. Dari 52 pelabuhan yang dipantau tersebut, diperkirakan terdapat 9 pelabuhan terpadat yang akan dilalui para pemudik yaitu pelabuhan Sei Pakning, Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjung Batu, Tanjung Uban, Tanjung Pinang, Tanjung Perak, Tarakan, Makassar dan Ternate. (Bayu/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *